Rabu, 7 Februari 2018, 14:59

Kakanwil Resmikan Asrama Santri AlKHairaat

PERESMIAN ASRAMA SANTRI: Kakanwil Kemenag Prov.Kalimantan Utara H Suriansyah menandatangani prasasti tanda diresmikannya asrama santri putra Ponpes

INMAS- Setelah menempuh perjuangan yang cukup panjang, akhirnya Pondok Pesantren AlKhairaat Malinau boleh berbangga karena saat ini sudah memiliki asrama santri khusus putra. Bangunan Asrama berlantai dua bercat hijau itu diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, H Suriansyah Hanafi,S.Ag.M.Pd, Rabu (7/2). Setelah menjadi pembina upacara dalam apel gabungan di Aula Kemenag Malinau, H Suriansyah didampingi Kakan Kemenag Malinau H Ishak,S.Sos dan Kakan Kemenag KTT H Sopyan,S.Ag beserta rombongan bertolak menuju Ponpes Al Khairat, Jl Raja Pandhita, Teluk Sanggan sekira pukul 10.00 wita. Di sela-sela kunjungan ke Ponpes AlKhairaat Rabu pagi, H Suriansyah menegaskan, bahwa salah satu program Kanwil Kemenag adalah pemberdayaan Pesantren. Oleh karenanya, ada beberapa pesantren di Kaltara yang memang sangat perlu untuk diberikan bantuan. Sekedar diketahui, bangunan asrama yang pada awalnya dibangun secara swadaya masyarakat itu mendapat bantuan dana dari Kanwil Kemenag Provinsi Kaltara pada Tahun anggaran 2017 senilai Rp 223 juta. Kami berharap, santri-santri yang belajar di tempat ini dapat menjadi kader-kader ulama dan harapan bangsa ke depan,harapnya. Dalam sambutannya, H Surianyah banyak bertutur dengan cerita santai kepada para santri AlKHairaat. Diantaranya, ujar dia, Pesantren bukanlah tempat yang dikesankan sebagai sesuatu yang kaku dengan masyarakat. Justru, dari pesantren lah tradisi humor atau orang-orang humoris itu muncul. Tentunya, humor yang dimaksud adalah cerita-cerita yang baik dan ada manfaatnya. Oleh karena itu, Kakanwil berpesan agar santri masa kini termasuk di AlKhairat Malinau juga bisa bergabung dengan tradisi lokal. Yang terpenting berperan serta dalam membangun bangsa dan mengikuti perkembangan yang ada, misalnya saat ini yaitu perlunya santri yang melek teknologi. Pokoknya Pesantren itu harus bersifat terbuka dengan apa saja, jangan kaku, tapi ya itu harus diimbangi dengan akhlak mulia,tuntasnya. Sementara itu, Pimpinan Ponpes AlKHairat Zakaria Toba mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya asrama santri Putra di Ponpes pimpinannya. Dia berterima kasih dengan seluruh donatur dan Kementerian Agama yang sudah menaruh perhatiannya untuk Pesantren AlKhairaat. Alhamdulillah, sejak awal berdirinya hingga sekarang, semakin banyak anak-anak yang mau menyantri di sini,ucapnya. Dia berharap keberadaan Ponpes AlKHairaat bisa bermanfaat untuk masyarakat Malinau.

ditempat yang sama, Kakan Kemenag Malinau H Ishak, S.Sos berharap, Ponpes AlKHairaat Malinau dapat terus berkiprah dan semangat dalam mendidik anak-anak bangsa di Malinau, terutama dalam pembinaan akhlak. (Mrk)

Berita Lainnya
Rabu, 26 September 2018, 11:55

Kanwil Siap Dukung Kebijakan untuk Madrasah dari Kemenag RI

Rabu, 26 September 2018, 11:54

Kakanwil dan Ketua DWP Sambangi Stand Expo Kaltara

Selasa, 25 September 2018, 15:45

Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an, Ka.Kemenag Membuat MOU bersama DPD Wahdah Islamiyah Nunukan

Selasa, 25 September 2018, 15:20

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan GPAI, Kemenag Buka Secara Resmi.

Sabtu, 22 September 2018, 06:35

JUMAT BERKAH DI MADRASAH ALIYAH NEGERI TARAKAN